Berita Otomotif Penting! Ketahui 6 Penyebab Tarikan Gas Motor Injeksi Tidak Stabil

Berita Otomotif Penting! Ketahui 6 Penyebab Tarikan Gas Motor Injeksi Tidak Stabil – Saat memulai mengendarakn motor, hal yang utama agar motor dapat melaju adalah dengan menarik handle gas. Namun, bagaimana jadinya jika saat menarik handle gas justru terjadi ketidakstabilan yang menyebabkan motor menjadi mogok? Hal ini tentu akan menyebabkan ketidaknyamanan bagi seorang pengendara motor. Untuk mengatasinya, ketahui beberapa penyebab ketidakstabilan saat melakukan handle gas. Berikut ulasannya.

Saringan Udara Tidak Berfungsi

Penyebab yang satu ini menjadi berita otomatif yang penting karena sering disepelekan. Lakukan pemeriksaan secara rutin dari saringan udara pada mesin motor Anda. Ada beberapa motor yang menggunakan filter udara basah, dimana filter ini tidak bisa dibersihkan dan harus diganti jika sudah tidak berfungsi. Sisi positif dari penggunaan filter basah ini adalah ketahanannya.

Jarak Renggang Busi Tidak Tepat

Sebuah mesin tentu membutuhkan busi dengan pengaturan kerenggangan yang sesuai agar bisa bekerja dengan baik. Ukuran dari kerenggangan busi akan mempengaruhi suhu pengapapian busi, yang tentunya akan berpengaruh pada pembakaran bahan bakan dan udara di dalam mesin. Kerenggangan busi yang besar akan menghasilkan percikan api yang lebih besar pula. Hal ini akan bermanfaat bagi beberapa mesin yang dimodifikasi untuk memaksimalkan efisiensinya.

Ketahui berita otomotif mengenai solusi dari penyebab ketidakstabilan handle gas pada motor berikut ini.

Lakukan pengecakan busi secara rutin (setiap 4.000km)

Ukur celah busi antara center elektroda dan ground. Jika celah tersebut lebih besar dari 1mm, segera lakukan penggantian busi. Ingat, jangan melakukan penyesuai celah dengan ukuran celah tersebut, karena akan menyebabkan pengapaian tidak fokus.

Jika terdapat endapan kotoran dari sisa pembakaran, bersihkan dengan menggunakan bensin. Jika tidak memungkinkan, jalan terakhir adalah dengan mengganti busi motor Anda.

Setelan Klep Tidak Sesuai

Gas menjadi tidak stabil bisa juga diakibatkan oleh setelan klep yang tidak sesuai. Tekanan kompresi yang berada dalam ruang bakar akan dipengaruhi oleh penyetelan klep atau valve. Jika Anda melihat pada berita otomotif, setelan klep yang terlalu rapat atau tidak sesuai standar, akan mempercepat klep terbuka dan lebih lama ketika menutup. Hal inilah yang akan menyebabkan terhambatnnya gas yang masuk pada mesin. Jika hal ini terjadi pada klep masuk, maka pemasukan campuran bahan bakar udara akan berlangsung cepat dan menyebabkan jumlah campuran yang masuk lebih sedikit.

Putaran Stationer Mesin Kurang Dari Standar

Penyebab yang satu ini memang terlihat sepele sehingga banyak yang mengabaikannya. Putaran Stationer mesin yang tidak sesuai akan berakibat fatal pada tarikan gas motor Anda. Putaran stationer yang lebih rendah dari standar, akan menyebabkan tarikan gas motor tidak stabil.

Meskipun banyak terdapat pada berita otomotif, penyebab yang dijelaskan pada pembahasan diatas sering dianggap sepele.  Lakukan perawatan secara maksimal untuk ketahanan motor yang Anda miliki. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*